POROSIDN.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Badak Banten melakukan penataan struktur kepengurusan dengan menempatkan sejumlah kader pada posisi strategis organisasi.
Juandi, S.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima DPP Badak Banten, kini didapuk menjadi Ketua Harian DPP Badak Banten. Sementara itu, posisi Panglima DPP dipercayakan kepada Hikmatullah alias Ewon untuk menggantikan Juandi.
Perubahan posisi tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi dalam memperkuat struktur kepemimpinan, meningkatkan koordinasi internal, serta mengoptimalkan pelaksanaan program kerja Badak Banten di berbagai tingkatan kepengurusan.
Ketua Umum Ormas Badak Banten, Tb. Ai Samsuri, S.H., mengatakan bahwa penempatan Juandi sebagai Ketua Harian dan Hikmatullah alias Ewon sebagai Panglima DPP menjadi perhatian dalam upaya memperkuat soliditas dan efektivitas organisasi.
Ai menuturkan, perubahan jabatan ini menempatkan Juandi, S.H., pada posisi Ketua Harian DPP Badak Banten. Dengan pengalaman sebelumnya sebagai Panglima DPP, Juandi diharapkan dapat berkontribusi dalam membantu pelaksanaan kebijakan organisasi, memperkuat koordinasi antarpengurus, serta memastikan program kerja berjalan sesuai dengan arah dan tujuan organisasi.
"Sebagai Ketua Harian, peran koordinasi dan komunikasi internal menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kesinambungan roda organisasi. Sinergi antara Ketua Umum, Ketua Harian, Panglima, dan jajaran pengurus lainnya diperlukan agar setiap kebijakan dapat dilaksanakan secara terarah dan efektif," terang Ai.
Pengalaman Juandi dalam menjalankan tugas sebagai Panglima DPP papar Ai, diharapkan menjadi modal dalam mengemban amanah barunya. Pergantian posisi tersebut juga diharapkan tidak mengurangi semangat pengabdian, melainkan menjadi kesempatan untuk memperkuat kontribusi kader sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Di sisi lain, Hikmatullah alias Ewon dipercaya mengisi posisi Panglima DPP Badak Banten menggantikan Juandi, S.H. Penempatan tersebut membawa tanggung jawab baru dalam mendukung pelaksanaan kebijakan organisasi dan menjaga soliditas kader.
Posisi Panglima memiliki peran strategis dalam membangun kedisiplinan organisasi, memperkuat komunikasi antarkader, serta menjaga kekompakan dalam menjalankan kegiatan organisasi. Karena itu, kepemimpinan yang tegas, terukur, dan tetap mengedepankan nilai persaudaraan menjadi faktor penting dalam menjalankan amanah tersebut.
Hikmatullah alias Ewon diharapkan mampu menjalin koordinasi dengan seluruh jajaran pengurus, baik di tingkat pusat maupun daerah, sehingga gerak organisasi dapat berlangsung secara terstruktur dan selaras dengan kebijakan DPP Badak Banten.
"Selain menjaga soliditas internal, seluruh jajaran organisasi juga diharapkan mampu mengedepankan pendekatan yang humanis, menjunjung tinggi aturan hukum, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kegiatan," harapnya.
Dalam sebuah organisasi kemasyarakatan, lanjut Ai, pergantian dan penempatan kader bukan semata-mata persoalan jabatan, melainkan juga menyangkut kesiapan untuk memikul tanggung jawab, menjaga kepercayaan, serta memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat.
"Soliditas kepengurusan juga menjadi kunci agar Badak Banten dapat terus menjalankan fungsi sosialnya, memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta membangun kemitraan yang positif dengan berbagai elemen, termasuk pemerintah dan unsur masyarakat lainnya," pungkasnya. ***
