PORISIDN.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak resmi membuka gelaran Pasar Murah Tahun 2026 yang berpusat di Halaman Mall Pelayanan Publik (MPP) pada Selasa, 3 Februari 2026. Langkah ini diambil sebagai strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok serta mengendalikan inflasi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menegaskan bahwa Pasar Murah ini adalah bentuk intervensi nyata pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Pasar murah ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan harga bahan pokok,” ujar Amir Hamzah dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini didanai melalui subsidi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebak Tahun 2026.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak, Rully Edward, menjelaskan bahwa program ini akan menjangkau 28 kecamatan di seluruh Kabupaten Lebak.
"Kegiatan ini didukung oleh alokasi anggaran APBD 2026 sebesar kurang lebih Rp555.000.000," jelas Rully.
Pada tahap awal, pasar murah dilaksanakan di tiga titik utama, yaitu Kecamatan Rangkasbitung, Kecamatan Cibadak, Kecamatan Kalanganyar.
Terdapat lima komoditas utama yang disediakan dengan harga di bawah pasar melalui mekanisme subsidi, yaitu Beras, Minyak Goreng, Gula Pasir, Tepung Terigu, Telur.
Setiap kecamatan akan menerima alokasi paket bahan pokok yang diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu. Melalui program ini, Pemkab Lebak berharap beban ekonomi masyarakat dapat teringankan sekaligus memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga di seluruh wilayah. ***
