Ketum Badak Banten Tegaskan Pengangkatan Asep Sah, Dorong Konsolidasi Organisasi

TB. Ai Samsuri, S.H, Ketua Umum Ormas Badak Banten

POROSIDN.COM - Ketua Umum Ormas Badak Banten, Tb. Ai Samsuri, menegaskan bahwa pengangkatan Asep Pahrudin sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badak Banten Provinsi Banten telah dilakukan secara sah, transparan, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.

Penetapan tersebut, kata Ai Samsuri, tidak dilakukan secara sepihak, melainkan berdasarkan dukungan mayoritas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di Banten. Dari empat DPD yang ada, tiga di antaranya menyatakan persetujuan terhadap Asep Pahrudin.

“DPD Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, dan Tangerang menyetujuinya,” ujar Ai Samsuri, Minggu (26/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa proses penunjukan telah melalui mekanisme internal organisasi yang berlaku serta mempertimbangkan kebutuhan kepemimpinan di tingkat wilayah ke depan. Menurutnya, seluruh tahapan telah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Ai Samsuri juga menegaskan bahwa tidak ada ketentuan yang mengharuskan seorang calon Ketua DPW harus terlebih dahulu menjabat sebagai Ketua DPD.

“Semua sudah sesuai aturan organisasi, jadi tidak ada yang dilanggar dalam proses ini. Asep merupakan kader militan Badak Banten,” tegasnya.

Meski demikian, ia mengakui adanya dinamika dan perbedaan pandangan di internal organisasi. Namun, ia menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar dalam kehidupan berorganisasi.

“Kita harus dewasa dalam berorganisasi. Perbedaan itu biasa, tetapi tujuan kita tetap sama, yaitu membesarkan organisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ai Samsuri mengajak seluruh jajaran pengurus, baik di tingkat wilayah maupun daerah, untuk segera melakukan konsolidasi secara menyeluruh guna memperkuat soliditas internal dan menyamakan persepsi.

“Saya mengajak seluruh kader Badak Banten di semua tingkatan untuk tetap solid dan bersama-sama membesarkan organisasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran Badak Banten dalam merespons isu-isu strategis di tengah masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi, peningkatan partisipasi sosial, serta pengawasan terhadap kebijakan publik.

Kepada Asep Pahrudin, Ai Samsuri berpesan agar segera menyusun struktur kepengurusan yang solid dan profesional, serta merancang program kerja yang terukur dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Fokus pada penyusunan program kerja dan penguatan kader di daerah. Itu penting agar organisasi ini tidak hanya besar secara struktur, tetapi juga kuat secara kualitas,” ucapnya.

Dengan kepemimpinan baru di tingkat DPW, lanjut Tb. Ai Samsuri, Badak Banten diharapkan mampu memperkuat eksistensinya sebagai organisasi yang solid, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dan kontrol sosial yang konstruktif.

“Sekarang saatnya kita bersatu, bekerja, dan membuktikan bahwa Badak Banten mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkas Ai Samsuri. ***