POROSIDN.COM – Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Bangkonol, Desa Gunung Gede, dengan Desa Sogong, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, memicu keprihatinan. Infrastruktur yang menjadi akses utama masyarakat itu dilaporkan rusak parah dan nyaris terputus, namun hingga kini masih digunakan sebagai jalur utama aktivitas warga. Minggu, 15/03/2026.
Fakta tersebut mencuat setelah sebuah video amatir beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat sejumlah warga bergotong royong memperbaiki alas jembatan secara swadaya. Mereka mengganti papan kayu yang telah lapuk dengan material seadanya agar jembatan tetap dapat dilintasi.
Meski diperbaiki secara darurat oleh warga, kondisi jembatan tetap dinilai sangat membahayakan. Sejumlah tali sling pengikat besi terlihat telah putus, sementara rangka utama jembatan tampak rapuh karena termakan usia. Kondisi ini membuat jembatan berisiko tinggi bagi keselamatan pengguna.
Ironisnya, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses vital yang menghubungkan aktivitas warga di dua desa. Setiap hari, jalur ini dilalui anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah, warga yang menuju pasar, hingga berbagai kegiatan sosial masyarakat.
Dalam video yang beredar, terlihat pula momen menegangkan ketika sejumlah anak sekolah dan ibu-ibu harus dipapah oleh warga lain saat melintasi jembatan. Mereka berjalan di atas balok kayu yang sebagian belum tertutup papan, dengan kondisi jembatan yang tampak goyah.
Kondisi ini memicu kekecewaan warga terhadap perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur di wilayah tersebut. Dalam rekaman video, seorang warga bahkan melontarkan sindiran yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Lebak terkait slogan daerah.
“Bupati, ini yang katanya Lebak Ruhay?” ujar seorang warga dalam video tersebut sambil memperlihatkan kondisi jembatan yang rusak parah.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata dengan melakukan rehabilitasi total terhadap jembatan tersebut. Pasalnya, jika kerusakan ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin jembatan yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat itu akan memakan korban jiwa. ***
