POROSIDN.COM – Kios pupuk Pemuda Tani di Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, menjual pupuk subsidi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari petani karena dinilai membantu menekan biaya produksi pertanian.
Ditemui kiosnya, Kamis 16/4/2026, pemilik kios, Asep Pahrudin, mengatakan pupuk jenis Urea dijual seharga Rp90.000 per zak, sementara pupuk Phonska Rp92.000 per zak. Harga tersebut, menurutnya, telah sesuai dengan ketentuan pemerintah.
“Kami berkomitmen menjual pupuk subsidi sesuai HET agar petani tidak terbebani dan tetap bisa menjalankan kegiatan pertanian dengan baik,” ujar Asep.
Ia mengungkapkan, sebelumnya sempat terjadi keterlambatan pengiriman pupuk dari distributor. Namun saat ini, stok pupuk di kiosnya sudah kembali tersedia setelah adanya pasokan terbaru.
“Kemarin sore ada pengiriman Phonska sebanyak 8 ton. Untuk Urea, stok masih aman,” katanya.
Meski demikian, Asep memperkirakan dalam beberapa hari ke depan stok pupuk akan kembali berkurang, seiring meningkatnya kebutuhan petani yang saat ini memasuki masa pemupukan.
“Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi keterlambatan pengiriman, sehingga stok pupuk di kios selalu tersedia dan kebutuhan petani terpenuhi,” tambahnya.
Komitmen kios tersebut disambut positif oleh petani setempat. Ketua Kelompok Tani Sri Berkarya, Saepudin, mengaku sangat terbantu dengan harga pupuk yang sesuai aturan.
“Alhamdulillah, dengan harga sesuai aturan ini kami sangat terbantu. Kami bisa membeli pupuk tanpa harus mengeluarkan biaya lebih,” ungkapnya.
Ia berharap ketersediaan pupuk subsidi tetap terjaga, terutama saat musim tanam dan pemupukan, sehingga distribusi pupuk dapat berjalan lebih transparan, merata, dan tepat sasaran bagi para petani. ***
