Akibat Pergerakan Tanah, Rumah Warga dan Ruas Jalan Cikumpay - Ciparay Terancam Ambruk

Kondisi Badan Jalan Cikumpay - Ciparay di Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak

POROSIDN.COM - Rasa was-was menghantui Reli, (38 tahun), warga Kampung Kiara Payung, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak, Banten. Rumah yang ia huni rusak akibat pergerakan tanah.

‎Selain rumah warga, pergerakan tanah juga mengakibatkan jalan pada ruas Ciparay - Cikumpay yang merupakan kewenangan Provinsi Banten terancam ambruk. Ada tiga titik pada ruas jalan ini yang menganga akibat pergeseran tanah, yaitu pada KM 3, 4 dan 5. 

‎"Lantai dan dinding rumah saya dan rumah bunda Rita retak, bahkan yang bunda Rita bagian dapurnya sudah hancur. Akibat tanahnya bergeser," ujar Reli, Senin, 12/1/2026.

‎Reli mengatakan, dirinya berharap agar pemerintah bisa melakukan penanganan lebih lanjut, agar pergerakan tanah bisa ditanggulangi, karena jika penanganan dilakukan secara swadaya oleh dirinya tidak akan mampu. 

‎"Ini harus ditangani serius. Butuh campur tangan pemerintah. Kalau tidak ada penanganan dari pemerintah, lambat laun rumah kami akan roboh," ujar Reli.

‎Sebelumnya, akibat pergeseran tanah yang terjadi pada Desember 2025 lalu, ada tiga titik pada ruas jalan Cikumpay - Ciparay yang menganga dan berpotensi ambruk, yaitu pada KM 3, 4 dan 5, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan.

‎Penanganan badan jalan sudah pernah dilakukan oleh PT Lambok Ulina selaku pelaksana pembangunan jalan tersebut, berupa pemasangan batu pada bagian bawah beton jalan di Km 4, namun saat ini kembali menganga, akibat pergerakan tanah terjadi kembali pada Sabtu, 10/1/2026. ***