POROSIDN.COM – Harga menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, diduga tidak sesuai dengan harga pasar. Dugaan tersebut mencuat setelah masyarakat membandingkan harga yang tercantum pada label menu dengan harga yang biasa dijual di warung sekitar.
Menu MBG yang dibagikan kepada siswa di Desa Mekarjaya pada Rabu (11/3/2026) diketahui berisi satu buah roti, satu kotak susu kemasan 110 ml, serta empat butir kurma yang dibungkus plastik.
Pada label paket makanan tertulis “SPPG Panggarangan – Today’s Menu (Porsi Kecil)” dengan rincian harga susu Rp3.600, roti Rp3.000, dan kurma Rp1.400. Dalam label tersebut juga dicantumkan informasi kandungan gizi, yakni energi sekitar 270 kkal, protein 7 gram, lemak 5 gram, karbohidrat 50 gram, serta serat 3,5 gram.
Namun, sejumlah warga menilai harga tersebut lebih tinggi dibandingkan harga yang biasa dijumpai di warung sekitar.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, harga roti dan susu yang tercantum pada label dinilai tidak sesuai dengan harga di pasaran.
“Roti ini di warung sekitar cuma Rp2.000, susu kecil sekitar Rp3.000. Jadi terasa agak mahal kalau melihat harga yang tercantum,” ujarnya.
Menurut warga, pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap kualitas menu sekaligus kesesuaian harga dalam program MBG agar tujuan peningkatan gizi bagi siswa dapat benar-benar tercapai.
Warga juga berharap dapur penyedia MBG di wilayah Panggarangan lebih memperhatikan kualitas makanan serta transparansi harga dalam setiap paket menu yang dibagikan.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan ketidaksesuaian harga menu MBG di wilayah Panggarangan. Kepala SPPG setempat saat dikonfirmasi juga belum memberikan tanggapan.***
