Menu MBG Rp10 Ribu di Panggarangan Disorot, Susu Rp3.600, Roti Rp3.000, Enam Biji Lengkeng Rp3.000

Menu MBG di Panggarangan pada Senin, 9/3/2026

PORISIDN.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah menu yang diterima siswa di Sekolah Al Basri, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, menuai sorotan. Menu MBG tersebut dibagikan kepada siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di sekolah tersebut pada Senin, 9 Maret 2026.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, makanan tersebut diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cikumpay yang berlokasi di Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak.

Adapun menu yang dibagikan kepada para siswa terdiri dari satu susu kemasan merek Frisian Flag berukuran 110 mililiter, satu buah roti tanpa merek, serta enam butir buah lengkeng. Seluruh menu tersebut dikemas menggunakan wadah plastik sebelum dibagikan kepada para siswa.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Beni selaku Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Cikumpay membenarkan porsi menu MBG yang diterima para siswa tersebut. Ia menjelaskan bahwa menu tersebut merupakan kategori porsi besar dengan total anggaran sebesar Rp10.000 per paket.

Menurutnya, rincian anggaran untuk porsi besar tersebut meliputi susu seharga Rp3.600, roti Rp3.000, dan buah lengkeng senilai Rp3.000.

“Sementara itu, untuk porsi kecil dengan anggaran Rp8.000 per paket, komposisi menu yang diberikan masih sama, yakni susu, roti, dan buah lengkeng,” ujar Beni.

Ia menambahkan, perbedaan antara porsi besar dan porsi kecil hanya terletak pada nilai buah yang diberikan. Pada porsi kecil, susu tetap seharga Rp3.600, roti Rp3.000, sedangkan buah lengkeng senilai Rp2.000.

Program MBG sendiri merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi bagi para pelajar. Namun demikian, pelaksanaan program di lapangan kerap menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait kualitas, porsi, serta kecukupan menu yang diberikan kepada para siswa.

Sementara itu, ketika ditanya lebih lanjut mengenai gramasi atau ukuran berat bahan pangan yang digunakan dalam menu tersebut, Beni tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. ***