POROSIDN.COM – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa penanaman mangrove merupakan langkah penting dalam menjaga dan melindungi wilayah pesisir dari ancaman kerusakan lingkungan. Sabtu, 25/4/2026.
Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove di kawasan industri Cilegon yang merupakan bagian dari gerakan Indonesia ASRI.
Menurut Dimyati, mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan alam di kawasan pesisir. Selain mampu menahan abrasi pantai, tanaman ini juga efektif dalam mengurangi dampak banjir rob yang kerap terjadi di wilayah pesisir.
“Manfaat mangrove sangat besar untuk lingkungan pesisir. Ini menjadi upaya nyata dalam menjaga alam sekaligus melindungi masyarakat,” ujar Dimyati.
Ia menjelaskan, mangrove juga berfungsi sebagai penyerap karbon yang cukup efektif, sehingga berkontribusi dalam memperbaiki kualitas udara serta menekan dampak perubahan iklim. Tidak hanya itu, keberadaan mangrove turut menjaga ekosistem pesisir dengan menjadi habitat berbagai jenis biota laut.
Dimyati menekankan bahwa upaya pelestarian mangrove tidak cukup hanya dengan penanaman, tetapi harus diikuti dengan perawatan yang berkelanjutan agar tanaman dapat tumbuh optimal.
“Penanaman ini harus dijaga bersama. Jangan sampai hanya seremonial, tapi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang,” katanya.
Ia juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat pesisir dalam menjaga dan merawat mangrove sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam melestarikan lingkungan.
Ke depan, Dimyati berharap program penanaman mangrove dapat terus diperluas di berbagai wilayah pesisir di Banten, sehingga mampu memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat sekitar. ***
