Menu MBG Lele Mentah Viral, Operasional SPPG Pademawu Pamekasan Dihentikan Sementara

Menu MBG lele mentah di tolak pihak sekolah di Pamekasan, Jawa Timur

POROSIDN.COM - Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Pademawu, Buddagan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dihentikan sementara setelah muncul laporan ketidaksesuaian menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Laporan tersebut menyebutkan bahwa makanan yang didistribusikan kepada siswa berupa lele yang masih mentah.

Temuan tersebut memicu penolakan dari pihak sekolah terhadap makanan yang disalurkan kepada para siswa. Menyusul laporan tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan peninjauan untuk memastikan kondisi di lapangan.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, mengatakan penghentian operasional dilakukan karena permasalahan tersebut dinilai menghambat proses distribusi program MBG di wilayah tersebut.

“Berdasarkan pertimbangan pimpinan BGN, permasalahan tersebut dinilai telah menghambat proses distribusi dalam Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, operasional SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan untuk sementara waktu dihentikan,” ujar Dony di Jakarta, Rabu (11/3).

Ia menjelaskan, langkah penghentian sementara dilakukan sebagai tindak lanjut untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengolahan dan penyajian makanan. Selama masa penghentian operasional, pihak terkait akan melakukan pembinaan serta perbaikan sistem operasional dapur.

Menurutnya, operasional SPPG akan kembali dibuka setelah proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan dinyatakan selesai oleh pihak berwenang.

“Operasional SPPG akan kembali dibuka setelah proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan dinyatakan selesai. Pemerintah berharap langkah ini dapat memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa,” katanya.

Sebelumnya, sebuah video yang menampilkan menu MBG berupa lele mentah di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan viral di media sosial pada Senin (9/3).

Menanggapi hal tersebut, Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil, menjelaskan bahwa penggunaan lele marinasi dalam menu tersebut memiliki pertimbangan terkait kandungan gizi dan ketahanan makanan.

“Kenapa kami menggunakan lele marinasi, pertama untuk mencegah berkurangnya gizi pada lele tersebut serta menambah asupan protein pada menu hari itu. Dengan dimarinasi, lele juga dapat bertahan hingga satu hari,” jelas Fikri.

SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan diketahui melayani total 3.329 penerima manfaat. Penerima manfaat tersebut terdiri dari siswa SMA/SMK/MA, SMP/MTs, PAUD/TK, SLB, tenaga pendidik, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah tersebut. ***