Krisis Air Bersih di RSUD Malingping, Keluarga Pasien Keluhkan Pasokan Air Tidak Lancar

POROSIDN.COM – Sejumlah keluarga pasien yang sedang menjaga anggota keluarganya di RSUD Malingping mengeluhkan terganggunya pasokan air bersih di lingkungan rumah sakit. Kondisi ini mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari kebutuhan mandi, mencuci, hingga keperluan sanitasi pasien dan keluarga penunggu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas kebersihan RSUD Malingping, kondisi tersebut disebut telah berlangsung dalam satu Minggu terakhir. 

Salah seorang keluarga pasien, Yuli, yang menjaga pasien di ruang perawatan lantai tiga, mengatakan pasokan air bersih sering kali tidak mengalir secara normal.

"Iya, air kadang ada, kadang tidak ada," ujarnya saat ditemui di RSUD Malingping, Sabtu, 27/6/2026.

Keluhan serupa disampaikan Nani, keluarga pasien yang berada di ruang perawatan lantai satu. Menurutnya, kondisi tersebut sudah dirasakan sejak sehari sebelumnya dan hingga kini belum sepenuhnya normal.

"Dari kemarin air tidak lancar, kadang ada, kadang tidak ada," katanya.

Gangguan pasokan air tersebut membuat sejumlah keluarga pasien harus menyesuaikan aktivitas mereka. Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan yang sangat penting di rumah sakit, tidak hanya bagi pasien dan keluarga, tetapi juga untuk mendukung kebersihan lingkungan serta pelayanan kesehatan.

Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Malingping, dr. Susi Mulyani membenarkan adanya gangguan ketersediaan air bersih di rumah sakit. 

Ia menjelaskan bahwa kondisi itu terjadi akibat menurunnya debit air dari sumur yang menjadi sumber utama pasokan air di rumah sakit.

"Benar, saat ini debit air dari sumur milik RSUD Malingping mengalami penurunan akibat musim kemarau," jelasnya.

Ia mengatakan, musim kemarau yang berlangsung menyebabkan cadangan air tanah berkurang sehingga kapasitas sumur tidak mampu memenuhi kebutuhan air secara maksimal, terutama pada jam-jam penggunaan tinggi.

Meski demikian, pihak rumah sakit mengaku terus berupaya mengatasi persoalan tersebut agar pelayanan kepada pasien tidak terganggu.

Berbagai langkah penanganan tengah dilakukan, termasuk mengoptimalkan distribusi air yang tersedia dan mencari solusi agar kebutuhan air bersih tetap dapat terpenuhi selama musim kemarau. ***