POROSIDN.COM – Sensus Ekonomi 2026 resmi dimulai. Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan pendataan langsung ke rumah warga dan tempat usaha guna menghimpun data aktivitas ekonomi secara menyeluruh. Kamis, 30/4/2026.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan pentingnya kejujuran masyarakat dalam memberikan informasi kepada petugas.
“Kita ingin data yang riil, bukan data yang dipoles. Dari data itu kita bisa menentukan kebijakan yang tepat,” ujarnya.
Pendataan akan berlangsung selama empat bulan, mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026, dengan metode door to door. Seluruh aktivitas ekonomi akan dicatat, mulai dari usaha besar hingga mikro, usaha rumahan, hingga kegiatan ekonomi berbasis digital.
Secara nasional, sensus ini melibatkan sekitar 251 ribu petugas yang akan turun langsung ke lapangan.
Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi dan pembangunan di masa mendatang. Karena itu, peran aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.
BPS memastikan bahwa seluruh data yang dikumpulkan akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.
“Kolaborasi itu kunci. Pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, media, hingga akademisi harus terlibat,” pungkasnya.***
